Di Sini Aku Kembali

Di sini aku mengharap ridha-Mu
Di sini aku menghiba rahmat-Mu
Di sini aku tambat munajatku
Berazzam aku kembali

Tapak-tapak hidup yang kujalani
Fatamorgana dusta kutemui
Lupakan diri hadapkan wajahku
Hadirkan agung-Mu dalam asaku

Allah
Kuseretkan langkahku
Hasung dosa kan kulebur
Kubasuh luka kuhempas nista
Izinkan aku kembali

Takkan lagi kusurutkan langkahku
Songsong fajar baru dalam cahya-Mu
Ya Rabbi kabulkan derap jiwaku
Tiap desir nadi kusebut Asma-Mu

Mengenang nasyid lama (album kembali..Izzatul Islam) yang kudengar waktu SMU. Liriknya seakan mengajak ku kembali ke pangkuan Mu ya Rabb..namun takut masih menghampiri dengan segala dosa dan kemaksiatan yang ada, walau kematian adalah suatu keniscayaan untuk aku temui. Ibadah apatah lagi jauh dari segala keimanan, kepasrahan, ketundukan, ketaatan, pengharapan, ketakutan, doa dan kecintaan. Aku tidak tahu pasti kapan kematian itu akan menghampiri, namun dengan segala kealphaan ku, aku menghiba kepada-Mu untuk bisa mengakhiri hidupku dengan Husnul khatimah, dengan keimanan, kepasrahan, ketundukan, ketaatan, pengharapan, ketakutan dan kecintaan kepada MU..Ampuni aku ya Rabb…Aamiin..

#Sekarang ku sadari kini saatnya waktu hitung mundur dari hidupku…

This entry was posted in Curhat, Islam, Tafakur and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s