Haluan

kapal

Jalannya jauh…

Ujungnyapun belum sampai…

Jangan tanya puncaknya…

Takkan cukup hanya dengan satu helaan nafas…

Butuh berhela-hela bukan berleha-leha…

JanjiNYA pasti…

Tak perlu ragu apalagi penuh syakwa sangka…

Karena Ia sesuai dengan persangkaan makhlukNYA…

Kalaupun mata mulai terasa berat…

Hati mulai terasa bosan, tubuhpun terasa penat…

Dan suara-suara sumbang bersileweran

Kunci rasa itu dan tutup saja telinga agar tak gaduh…

Sedikit melengahkan pandangan…

Ataupun sedikit memejamkan mungkin cukup…

Badai itu pasti…

Ombakpun takkan bisa di hadang…

Itu sunnatullahNya…

Jangan pernah melawannya…

Karena takkan pernah menang orang yang melawannya…

Hanya perlu sedikit memutar haluan…

Tanpa melepas kompas dan peta di tangan…

Dan memanfaatkan kondisi alam lingkungan…

Karena daratan hijau sudah lama menanti…

Dengan susunan indah warna pelangi…

Mungkin sedang menanti Saya, Anda atau Kita Semua…

Truslah melangkah…

Truslah berkarya…

Truslah menginspirasi…

Truslah bekerja…

Dengan sepenuh cinta untuk sepenggal firdaus yang harmoni

22 februari 2014

Kuranji Padang

This entry was posted in Syair and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s