Pembohong dan Kodok

frog_prince

“Bisa suatu kebetulan bisa juga suatu kebenaran, kalau itu tidak benar berati itu kebetulan ada kesamaan dan jika itu benar maka itu kebenaran”. Emang tidak ada kebenaran kalau antara pembohong dan kodok punya keterkaitan. Ada kisah pembohong yang menceritakan kodok ada juga kisah orang jujur yang menceritakan kodok, jadi cerita kodok bukan penghakiman. Nah kalau ada kesaman kembalikan pada kalimat pertama “Bisa suatu kebetulan bisa juga suatu kebenaran, kalau itu tidak benar berati itu kebetulan ada kesamaan dan jika itu benar maka itu kebenaran”. Jangan salah paham ya🙂. Hanya saja kodok lagi bernasib baik bisa masuk istana seperti dongeng pangeran kodok yang mempersunting tuan putri, tidak seperti kera di buru dan bahkan kepalanya dibuang kelaut untuk menolak bala..ah syirik..ingat ya syirik itu dosa besar yang gk diampuni Allah sampai dia benar-benar taubat.

Oia ternyata kisah seorang tokoh pembohong besar sudah pernah ada dan kisah ini bukan dongeng seperti pangeran kodok lo, dia adalah musailamah yang di gelari AL KADZAB (Pembohong). Gelar ini karena kegemarannya berbohong dan puncak kebohongannya adalah dengan mengaku-ngaku sebagai nabi. Sebagai pembuktian bahwa dirinya seorang nabi dan mencoba menandingi alquran maka dibuatlah sebuah ayat TANDINGAN yang bunyinya :

“Hai katak: anak dari dua katak. Bersihkan apa-apa yang akan engkau bersihkan, bagian atas engkau di air dan bagian bawah engkau di tanah.”

Coba perhatikan syair yang dia buat, gk ada makna apa-apakan?🙂. hm..kira-kira kenapa ya harus mengambil kodok sebagai temanya?ntahlah…

Di akhir zaman umat manusia juga akan mengalami fitnah yang sangat besar dengan hadirnya seorang Dajjal yang juga seorang pembohong. Kita berdoa kepada Allah SWT agar kita semua terlindungi dari fitnah dajjal ini. Sebelum fitnah besar ini terjadi akan ada fitnah-fitnah kecil dari pembohong-pembohong lainnya yang akan hadir, bahkan tokohnya ada yang dianggap sebagai seorang nabi oleh pengikutnya seperti yang pernah terjadi pada musailamah al kadzab yang mengaku dan diakui pengikutnya sebagai seorang nabi. Maka banyak-banyaklah berlindung kepada Allah agar kita semua terhindar dari fitnah ini.

Gambar : Disini

This entry was posted in Opini and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s